Keutamaan Shalat di Masjidil Haram Makkah dan Madinah

Mudah-mudahan Allâh selalu menaikkan semangat anda dalam ketaatan.

Berdasar pada hadits yang diriwayatkan al-Bukhâri serta Muslim, satu shalat di Masjidil Haram memanglah lebih paling utama dari seratus ribu shalat di masjid lain, satu shalat di Masjid Nabawi tambah baik dari seribu shalat di masjid lain, serta di Masjid al-Aqsha lebih paling utama dari lima ratus shalat di masjid lain.

Keutamaan Shalat di Masjidil Haram Makkah dan Madinah

Tetapi untuk beberapa wanita termasuk juga jamaah haji, shalat dirumah atau penginapan tambah baik untuk mereka dari pada shalat di Masjid Nabawi, bahkan juga di Masjidil Haram. Dasarnya yaitu hadits di bawah ini :

عَن�’ أُمِّ حُمَي�’دٍ ام�’رَأَةِ أَبِي حُمَي�’دٍ السَّاعِدِيِّ، أَنَّهَا جَاءَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَي�’هِ وَسَلَّمَ فَقَالَت�’ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أُحِبُّ الصَّلاةَ مَعَكَ، قَالَ : «قَد�’ عَلِم�’تُ أَنَّكِ تُحِبِّينَ الصَّلاةَ مَعِي، وَصَلاتُكِ فِي بَي�’تِكِ خَي�’رٌ لَكِ مِن�’ صَلاتِكِ فِي حُج�’رَتِكِ، وَصَلاتُكِ فِي حُج�’رَتِكِ خَي�’رٌ مِن�’ صَلاتِكِ فِي دَارِكِ، وَصَلاتُكِ فِي دَارِكِ خَي�’رٌ لَكِ مِن�’ صَلاتِكِ فِي مَس�’جِدِ قَو�’مِكِ، وَصَلاتُكِ فِي مَس�’جِدِ قَو�’مِكِ خَي�’رٌ لَكِ مِن�’ صَلاتِكِ فِي مَس�’جِدِي» ، قَالَ : فَأَمَرَت�’ فَبُنِيَ لَهَا مَس�’جِدٌ فِي أَق�’صَى شَي�’ءٍ مِن�’ بَي�’تِهَا وَأَظ�’لَمِهِ، فَكَانَت�’ تُصَلِّي فِيهِ حَتَّى لَقِيَتِ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ

Dari Ummu Humaid Radhiyallahu anhuma –istri Abu Humaid as-Sa’idi Radhiyallahu anhu – kalau ia sudah datang pada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta berkata, “Wahai Rasûlullâh, sungguh saya suka shalat bersamamu. ” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Aku sudah mengetahui itu, serta shalatmu dibagian dalam rumahmu tambah baik bagimu dari pada shalatmu di kamar depan. Shalatmu di kamar depan tambah baik bagimu dari pada shalatmu di tempat tinggal keluarga besarmu. Shalatmu di tempat tinggal keluarga besarmu tambah baik bagimu dari pada shalatmu di masjid kaummu, serta shalatmu di masjid kaummu tambah baik dari pada shalatmu di masjidku. ” Jadi Ummu Humaid memerintahkan supaya dibangunkan masjid dibagian tempat tinggalnya yang terdalam serta paling gelap, serta ia shalat di situ hingga berjumpa Allâh. HR. Ahmad no. 27. 090, dihukumi hasan oleh Ibnu Hajar rahimahullah

Beberapa jamaah haji wanita butuh meneladani Ummu Humaid Radhiyallahu anha yang demikian menaati sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan senantiasa shalat dirumah. Makin tersembunyi tempat shalat, itu makin baik untuk wanita. Bila seseorang wanita dihadapkan pada pilihan shalat dirumah (hotel) serta shalat di Masjidil Haram, lantas ia pilih shalat di Masjidil Haram, ia bakal memperoleh pelipatan pahala kian lebih seratus ribu. Tetapi bila ia pilih shalat dirumah (hotel), ia bakal memperoleh pahala semakin besar lagi.

Pemahaman bakal sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti berikut yang bikin masjid-masjid di Arab Saudi sepi dari jamaah wanita. Terkadang mereka rindu untuk datang ke masjid, serta beberapa suami tak bisa melarang mereka untuk datang ke masjid. Tetapi butuh diterangkan pada beberapa isteri kalau shalat dirumah tambah baik.

Mengenai masjid-masjid di tanah haram Makkah terkecuali Masjidil Haram, beberapa besar Ulama memiliki pendapat kalau shalat disana juga memperoleh pelipatgandaan sejumlah kian lebih seratus ribu kali, lantaran kata Masjidil Haram dalam sebagian ayat al-Qur’ân berarti lebih luas dari sebatas Masjidil Haram yang kita kenal, serta meliputi tanah haram Makkah semua. Tetapi sudah pasti Masjidil Haram lebih afdhal, seperti shaf depan Masjidil haram juga lebih afdhal dari shaf belakang, walau keduanya sama memperoleh pahala berlipat-lipat.

Beberapa Ulama lagi memiliki pendapat kalau pelipatgandaan seratus ribu kali cuma untuk Masjidil Haram saja. Pendapat ke-2 ini lebih kuat, lantaran dalam beberapa kisah hadits dijelaskan kalau yang memperoleh pelipatgandaan Masjid Ka’bah, yaitu masjid yang memilik ka’bah.

صَلاَةٌ فِيهِ أَف�’ضَلُ مِن�’ أَل�’فِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ مِنَ المَسَاجِدِ، إِلاَّ مَس�’جِدَ الكَع�’بَةِ

Satu kali shalat di dalamnya (Masjid Nabawi) lebih paling utama dari seribu shalat di masjid-masjid lain, terkecuali Masjid Ka’bah. ” HR. Muslim no. 1. 396

Sesaat tak ada dalil yang dengan cara tegas mengatakan pelipatgandaan pahala sejumlah seratus ribu kali lebih di masjid-masjid lain di tanah haram Makkah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s