Persiapan Liburan ke Jepang

Sudahkah kamu berencana berlibur untuk th. ini? Apakah Jepang jadi satu diantara dalam daftar listing negara yang bakal kamu kunjungi? Bila iya, jadi kamu butuh tahu panduan tentang berlibur ke Jepang, terutama buat kamu yang bakal pergi tanpa ada tur (a. k. a ngeteng sendiri).

Minggu lantas saya serta keluarga barusan menggunakan berlibur ke Jepang. Sesungguhnya tempo hari itu bukanlah lah saat berlibur yang pas, namun di Jepang sendiri bln. Maret-Mei yaitu saat yang pas untuk lihat bunga sakura mekar. Saya serta keluarga juga mengambil keputusan untuk pergi sendiri dengan kata lain ngeteng tanpa ada tur. Tidak cuma karna dari sisi cost, tetapi juga lebih ke pemakaian saat sepanjang disana. Pasalnya, pergi sendiri memberi semakin banyak kebebasan serta ruangan untuk mengeksplor beberapa tempat wisata.

Karenanya, saya cobalah merangkum apa sajakah kurang lebih panduan yang butuh kamu kenali kalau kamu merencanakan berlibur sendiri ke Jepang. Silakan dikaji ya!

 

Ketahui musim serta saat yang pas untuk bertandang ke Jepang. Saat yang mengasyikkan untuk pergi ke Jepang yaitu waktu musim semi atau saat bunga sakura mulai bermekaran. Tetapi, berkunjung ke sebagian tempat di Jepang waktu musim gugur atau dingin juga sama menyenangkannya kok, seperti bermain ski di Sapporo, berendam air panas di onsen (mata air panas) waktu musim dingin di prefektur Nagano atau nikmati keindahan momiji matsuri (pohon-pohon berwarna-warni) waktu musim gugur. Umumnya ke-2 musim ini bukanlah termasuk jadi ‘peak season’ di Jepang. Jauhi musim panas bila kamu tidak mau nikmati panasnya Jepang yang dapat nyaris 40 derajat Celcius.
Berburu tiket murah di travel fair. Saat ini telah tidak susah untuk memperoleh tiket promo dengan kata lain murah ke luar negeri. Pasalnya, travel fair yang diselenggarakan baik oleh maskapai penerbangan spesifik ataupun oleh sebagian bank atau agen perjalanan wisata (travel) saat ini telah mulai menjamur, salah nya ialah moment Garuda Travel Fair yang saya datangi waktu beli tiket Jepang tempo hari. Satu panduan untuk kamu bila menginginkan mendatangi travel fair, sediakan tanggal keberangkatan dengan cara tentu serta bawa dan paspor kamu! Karna disana pastinya kita mesti segera pesan tiket pesawat serta membayarnya ditempat. Jadi janganlah lupa juga mempersiapkan cukup duit tunai atau sekurang-kurangnya membawa kartu debet atau credit yang saldonya memenuhi ya!
Mencari akomodasi di airbnb. Bila bermalam di hotel sangat ‘fancy’ untuk kamu, jadi menyewa apartemen yaitu alternatif paling baik yang dapat kamu kerjakan. Airbnb yaitu satu diantara website penyewaan akomodasi seperti apartemen atau flat yang dikerjakan oleh perseorangan atau individu. Menyewa apartemen lewat website ini sangat mungkin kamu untuk dapat menghemat cost akomodasi, terutama bila kamu merencanakan datang ke Jepang berbarengan rekan atau rombongan meraih 3-6 orang. Sarana yang disiapkan juga bermacam serta harga nya beragam. Panduan penambahan dari saya yaitu pastikan akomodasi yang dekat dengan stasiun kereta api! Hal semacam ini pastinya bakal mempermudah kamu untuk terhubung transportasi disana, yang notabene semakin banyak memercayakan kereta api. Diluar itu, sewalah apartemen yang sekurang-kurangnya mempunyai elevator (lift), kalau kamu nanti mungkin saja sangat berat untuk mengangkat koper waktu naik-turun tangga. Yakinkan juga adakah mini market di dekat akomodasi itu! Saya meyakini hal semacam ini bakal begitu bermanfaat waktu kamu butuh beli beberapa barang keperluan keseharian.
Tekuni kebudayaan serta rutinitas orang Jepang. Jepang memanglah mempunyai bhs nasional sendiri yaitu bhs Jepang, serta berikut ini yang kerapkali jadi masalah untuk turis mancanegara termasuk juga turis asal Indonesia yang bakal liburan kesana sendiri. Tentunya bakal susah berkomunikasi dengan orang lokal yang tidak sering dapat berbahasa Inggris. Tetapi, janganlah segera stress ya! Coba untuk mengetahui dengan baik apa sajakah yang berlaku di Jepang, yakni dengan lakukan searching di internet. Umpamanya saja, tahu mengenai bagaimana rutinitas orang Jepang waktu pergi, langkah menaiki bus ataupun kereta, langkah makan memakai sumpit serta ada banyak lagi. Hal semacam ini utama mengingat kamu bakal ada di negara yang bahasanya tidaklah terlalu familiar di telinga. Dengan tahu kebudayaan serta rutinitas orang-orang disana, kamu sekurang-kurangnya tidak bakal dirundung ‘cultural shock’ serta inshaAllah semakin lebih gampang berhubungan dengan mereka. Bawalah pocket dictionary atau minimum daftar pembicaraan bebrapa satu hari dalam bhs Jepang yang dapat kamu print saat di Indonesia atau dapat kamu ambil lewat hp.
Sediakan itinerary dengan jeli. Itinerary bermanfaat dalam membuat beberapa gagasan pergi kamu sepanjang di Jepang. Pada prinsipnya, prepare, prepare serta prepare! Buat daftar mana saja tempat yang bakal kamu kunjungi lalu berikan detil saat untuk memudahkan penyusunan jadwalnya. Anjuran saya, tuliskan juga alamat tempat beberapa tempat itu atau bahkan juga detil transportasi yang bakal dipakai, misalnya nama stasiun serta kereta, nama line atau jalurnya dan jam keberangkatan. Bila butuh, buat itinerary sefleksibel mungkin saja. Sediakan rencana A serta B kalau kamu tidak pernah berkunjung ke sebagian tempat yang telah kamu daftar. Sekurang-kurangnya buat alternatif lain tempat bila nyatanya cuaca tidak mensupport dll. Sediakan senantiasa catatan kecil serta pulpen bersama print-out itinerary di tasmu hingga mempermudahmu mencatat beberapa hal utama mengenai jadwalmu itu.